Sunday, 9 April 2017

5 Macam Pengaturan Registry Beserta Gambar



Registry

Registry, dalam platform sistem operasi Microsoft Windows 32-bit, merupakan sebuah basis data yang disusun secara hierarkis yang mengandung informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna.


Registry, pertama kali diperkenalkan di dalam sistem Windows 16-bit sebagai penampung informasi mengenai pemetaan/asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya, dan kemudian dikembangkan menjadi basis data dengan cakupan yang luas pada sistem-sistem operasi keluarga Windows NT. Registry juga kemudian digunakan pada sistem operasi kelas rumahan: Windows 95, Windows 98 dan Windows ME, tetapi memang implementasi yang cukup bagus dari registry terdapat di dalam keluarga sistem operasi Windows NT.

Cara Backup Registry

 
1. Buka Regedit dengan cara: Tekan windows + R ==> pilih menu file ==>klik export
2. Ketikkan nama backupnya, lalu klik save 

Cara Mengembalikan Backup

Untuk mengembalikannya sangat mudah kok, tidak sesulit melupakan kenangan mantan.
  1. Caranya yaitu klik 2 kali file registry backup yang ingin dikembalikan
  2. klik oke
  3. restart komputer anda

5 Macam Pengaturan Registry

  • Setiap melakukan perintah, buka regeditnya kemudian lakukan instruksinya.

1. Menghilangkan fungsi klik kanan di desktop maupun file

Gambar sebelum | Ceritanya di klik kanan masih kena

Gambar sesudah | Ceritanya di klik kanan sudah gak kena
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer
Lalu klik kanan, buat "DWORD value" baru dan tulis namanya menjadi "noviewcontextmenu". ubah nilai nya menjadi "1".

2. Menghilangkan  "All Programs" di start menu

Gambar sebelum | Masih ada kan ya?

Gambar sesudah | Loh kok gak ada yak?
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer
 Lalu klik kanan, buat "DWORD value" baru dan tulis namanya menjadi "nostartmenuprograms". ubah nilainya menjadi "1".

3. Meniadakan tombol "Lock The Taskbar" saat Taskbar di klik kanan.

Gambar sebelum | kalo yang ini pasti kena dipencet deh.
Gambar sesudah | di klik masih bisa gak ya? Gak bisa kayaknya
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer
Lalu klik kanan, buat "DWORD value" baru dan tulis namanya menjadi "nolocktaskbar". ubah nilai nya menjadi "1".

4. Mengubah warna default windows dari putih ke biru tozca

Gambar sebelum | nih gambar tampilan regedit (merah-merah punya nomor 5, oh ya BTW ini campur sama yang nomor 5)
Gambar sesudah | Noh kan udah berubah jadi biru tozca, yang judul window nya jadi hitam
HKEY_CURRENT_USER\control panel\colors
buka "Window" ubah nilai "255 255 255" menjadi "0 255 255"

5. Mengubah warna judul window/titlebar window dari putih ke hitam

Untuk memncari kode warna lainnya bisa klik link >https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_warna< kemudian gunakan kode yang HSV
HKEY_CURRENT_USER\control panel\colors
buka "TitleText" ubah nilai "255 255 255" menjadi "555 555 555"

6. Menukar klik kiri dengan klik kanan

Gambar sebelum | Ini ceritanya klik kanan
Gambar sesudah | ini ceritanya klik kanan juga, tapi udh gk kena, jadi klk kiri

HKEY_CURRENT_USER\control panel\mouse
buka  "SwapMouseButtons" ubah nilai "0" menjadi "1"

Monday, 3 April 2017

Review Auslogics Disk Defrag: Defragmenter Utility

Gambaran untuk defragmentasi, menyusun ulang file-file yang terpisah. Warna tiap digit menandakan sebuah file yang sama.

Defragmentasi

Defragmentasi adalah sebuah proses untuk menangani berkas-berkas yang mengalami fragmentasi internal. Sebuah berkas dikatakan terfragmentasi mana kala berkas tersebut tidak menempati ruangan yang saling berdekatan dalam penyimpanan fisik. Fragmentasi dapat menyebabkan subsistem media penyimpanan melakukan operasi pencarian data yang lebih banyak, sehingga dengan kata lain berkas terfragmentasi dapat memperlambat kerja sistem, khususnya pada saat melakukan operasi yang berkaitan dengan media penyimpanan.

Sebab Fragmentasi

Fragmentasi dapat terjadi dalam kondisi-kondisi berikut:
  • Pada saat pengguna membuat berkas, partisi di mana pengguna hendak menyimpan berkas tersebut tidak memiliki unit alokasi yang saling berdekatan yang cukup besar untuk menyimpan berkas yang bersangkutan. Sistem berkas akan memecah berkas tersebut ke dalam beberapa fragmen (yang setiap fragmennya berukuran sama dengan ukuran unit alokasi), sebelum disimpan dalam media penyimpanan.

  • Pada saat pengguna menyunting berkas, berkas tersebut ternyata "membengkak" melebihi unit alokasi yang sebelumnya dialokasikan oleh sistem berkas terhadap berkas yang bersangkutan. Ketika sebuah berkas menghabiskan semua unit alokasi yang telah dialokasikan, maka sistem berkas akan mengalokasikan tambahan unit alokasi yang didapat dari unit alokasi yang belum dialokasikan (masih bebas), di lokasi yang kadang berdekatan, atau kadang-kadang berjauhan. Pada saat lokasi yang dialokasikan sistem berkas saling berjauhan, maka dapat dikatakan bahwa berkas tersebut terfragmentasi, karena berkas disimpan dalam beberapa fragmen yang tidak disusun secara berdekatan.

Auslogics Disk Defrag


Auslogics Disk Defrag adalah sebuah utility yang digunakan untuk melakukan defragmentasi, yaitu menyusun ulang file akibat fragmentasi.

Tampilan awal dari Ausligics Disk Defrag

Kelebihan

Kelebihan utility ini daripada utility lain yang serupa ialah terdapat pada fitur-fiturnya, yaitu sebagai berikut:

  1. Fitur untuk mendefrag 1 file atau folder saja.
    • Anda bisa mendefrag file atau folder yang anda inginkan tanpa harus mendefrag satu hardisk, hal ini akan menghemat waktu anda karena anda bisa mendefrag folder atau aplikasi yang sering anda gunakan saja.

  2. Memiliki fitur auslogics defragmenter saat komputer idle.
    • Ketika anda mengaktifkan fitur ini, maka Auslogics Disk Defrag akan secara otomatis melakukan proses defrag saat komputer anda idle. Proses ini berjalan secara background dan anda tidak akan mendapatkan notifikasi apapun. Ini bermanfaat jika anda ingin mendefrag hard disk anda tanpa ingin pekerjaan anda di depan komputer terganggu.

  3. Auslogics memberikan daftar file yang terfragmented.
    • Auslogics Disk Defrag tidak hanya menampilkan area cluster yang terfragmentasi, tetapi juga menampilkan setiap file yang terfragmen sehingga anda bisa mendefrag hanya file yang anda inginan tersebut.

Lalu bagaimana dengan fitur yang setingkat dengan utility lainnya? Berikut fitur yang serupa:

      1. Mendefrag dan mengoptimasi hard disk
      2. system files smart placement.
      3. Auto shutdown saat proses defrag selesai.
      4. Free space consolidation, dsb

Kekurangan

  1. Untuk partisi harddisk yang memiliki Free space dibawah 10%, maka proses defragmntasi menjadi kurang optimal.
  2. Hanya berjalan pada platform windows, yaitu XP, Vista, 7, 8, 8.1, dan windows 10.
  3. Tidak bisa memindahkan file secara acak ke akhir dari disk.
  4. Saat instalasi aplikasi ini mencoba untuk menginstall aplikasi lainnya.

Penggunaan

Ada beberpaa pilihan yang ditawarkan oleh aplikasi tersebut, namun untuk penggunaan yang normal-normal saja., berikut penjelasannya: 
  1. Dari gambar tampilan awal aplikasi yang sudah saya lampirkan, di situ terdapat beberapa partisi harddisk yang bisa dicentang atau dipilih. Ini menunjukkan partisi mana yang akan dieksekusi.
  2. Pada dropdown dari tulisan "Defrag", terdapat 5 pilihan yang tiap-tiap pilihan memiliki perbedaan yang hampir sama. Berikut penjelasannya:
    • Analyze: Hanya sekedar menganalisa partisi. Melihat isi partisi, file mana yang terfragmentasi mana yang tidak.
    • Defrag: Analyze terlebih dahulu kemudian melakukan defragmentasi. Hal ini lebih disarankan karena program dari aplikasinya memiliki data, yaitu berupa file-file mana saja yang terfragmentasi dan dimana lokasinya. Kemudian hasilnya akan semakin optimal yang disebabkan proses defrgamentasi terbantu oleh data dari proses analyze.
    • Optimize SSD (use special algorithm): Khusus untuk mendefrag SSD. Namun pada sebuah situs forum harddisk bernama hardforum.com ada beberapa orang yang berpendapat bahwa SSD tidak perlu didefrag untuk beberapa alasan dan pertimbangan.
    • Defrag & Optimize: Analyze + Defrag kemudian menata file-file yang terfragmentasi agara saling berdekatana dengan deretan paling atas. Karena diukur dari paling atas hingga ke bawah, yang paling atas paling cepat diakses dan yang paling bawah semakin lambat diakses.
    • Quik Defrag: Melakukan Defrag tanpa analyze. Hal ini tidak seoptimal opsi Defrag. Namun opsi ini memiliki keunggulan yaitu kecepatan defragmentasi yang cepat dan tepat digunakan untuk pengguna yang tidak ingin menunggu lama.

Demikian itu review dari saya mengenai Auslogics Disk Defrag. Untuk mengunduh utilitynya bisa klik
>> di sini << 
Semoga bermanfaat.

Wednesday, 14 December 2016

Definisi, Sejarah, dan Struktur Algoritma

Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi
(780M-850M)

1. Sejarah Algoritma

Dilihat dari istilahnya algoritma, berasal dari nama seorang matematikawan muslim bernama Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi (780 M-850), yang oleh orang barat menyebut Al-Khuwarizm sebagai Algorism, yang diartikan proses menghitung dengan angka arab. Salah satu karya beliau yang monumental adalah buku berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction), yang menjadi cikal bakal istilah “Aljabar” (Algebra) yang dipakai hingga sekarang ini. Seiring dengan perkembangan jaman isitilah „Algorism‟ berubah menjadi algorithm yang kemudian diartikan sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi algoritma.

2. Definisi Algoritma

Menurut definisi, algoritma adalah urutan langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Dalam beberapa konteks, algoritma dapat diartikan urutan langkah-langkah yang spesifik (tertentu) untuk melakukan suatu pekerjaan. Jadi algoritma tidak hanya diartikan sebatas pada perhitungan dengan komputer saja tapi dapat diartikan lebih luas dalam kehidupan sehari-hari. Resep masakan adalah contoh algoritma yang ada di kehidupan sehari-hari. petunjuk pemasangan AC, petunjuk perakitan komputer, petunjuk installasi software, panduan pengisian token listrik, Jadwal acara kegiatan adalah berbagai bentuk algoritma yang ada di kehidupan sehari-hari.


Menurut makna yang pertama, algoritma adalah langkah-langkah logis penyelesaian masalah, artinya langkah-langkah dalam suatu algoritma harus logis, sesuai dengan tujuan yang akan dicapai dan dapat ditentukan nilai kebenarannya. Sebagai contoh dalam sebuah resep masakah, ada sebuah langkah “Rebus bahan x selama 30 menit” atau dalam merakit komputer, “sambungkan kabel VGA monitor dengan komputer”. Dua langkah ini adalah langkah yang logis, karena jelas diketahui kebenarannya. Kalau si A merebus selama 15 menit saja maka dapat dikatakan langkahnya tidak sesuai atau salah, atau misalkan kabel VGA tidak tersambung maka jelas bahwa langkahnya tidak sesuai.

Langkah yang logis juga dapat diartikan pula tidak ambigu. Langkah “tambahkan garam secukupnya”, merupakan contoh langkah atau proses yang ambigu atau bermakna ganda. Secukupnya bisa berarti setengah sendok teh, satu sendok teh atau satu sendok makan, tidak ada kriteria yang pasti, maka antara satu orang pengguna dengan yang bisa menghasilkan output yang tidak sama, dalam hal ini rasanya. Demikian juga misalkan dalam suatu algoritma ada perintah “Tambahkan x dengan sebuah bilangan”, juga bermakna ambigu karena bilangan seperti apa yang harus ditambhakan apakah bilangan asli atau real, genap atau ganjil, tidak ada nilai yang pasti.

Selain itu penyusunan langkah-langkah harus sistematis, atau terstruktur menurut aturan/sistem tertentu sesuai denga tujuan yang dicapai. Artinya langkah-langkah yang ada pada algoritma harus dapat diikuti atau ditelusuri dengan baik sehingga mencapai hasil akhir yang diinginkan. Oleh karena itu dalam suatu  algoritma, biasanya setiap langkah diberikan nomer agar pengguna algoritma dapat mengikuti setiap instruksi yang diberikan dengan baik. Selain itu langkah-langkah dalam algoritma juga harus terbatas, artinya ia akan berhenti setelah melakukan sejumlah langkah. Karena tujuan dari algoritma adalah mencari penyelesaian. Jika sebuah algoritma mempunyai langkah yang tidak terbatas, ini berarti usaha mencari penyelesaian yang tidak kunjung berhasil. Maka dapat dikatakan algoritma tersebut sia-sia atau tidak berguna.

3. Struktur Algoritma

Inti dari algoritma adalah menemukan solusi dari suatu permasalahan. Untuk menyelesaikan masalah, algoritma membutuhkan spesifikasi input (masukan) sesuai yang diperlukan, memprosesnya melalui serangkaian langkah-langkah dan menghasilkan output sebagai solusi dari permasalahan.

Stukturya adalah sebagai berikut: 
1.        1. Nama
Nama menjelaskan tentang tujuan algoritma tersebut dibuat, seperti: Algoritma_VolumeBalok, Algoritma_GajiPegawai, Algoritma_Tiket_AirLines, dan algoritma lainnya.
2.       2. Deklarasi
Bagian deklarasi merupakan tahap persiapan dari algoritma. Pada bagian ini dijelaskan kebutuhan agar algoritma dapat berjalan. Istilah lainnya di sinilah alat dan bahan didefinisikan. Dalam algoritma pemrograman, bagian deklarasi menjelaskan input (masukan) apa saja yang akan diproses oleh algoritma termasuk jenis data input (tipe data), juga output apa yang akan dihasilkan serta semua hal yang akan dipakai dalam algoritma. Yang didefiniskan dalam algoritma ini termasuk variabel, tipe data, konstanta, nama prosedur, tipe, dan fungsi.
3.       3. Deskripsi
Pada bagian ini dijelaskan serangkaian langkah-langkah (instruksi) atau pernyataan
(statement) untuk memproses alat dan bahan atau inputan untuk menghasilkan output
sesuai yang diharapkan. Langkah-langkah dalam algoritma dituliskan dari atas ke bawah.
Urutan penulisan menentukan urutan perintah

Tuesday, 13 December 2016

Operator Dalam Pemrograman C#



Dalam sebuah algoritma, input akan diproses dengan langkah-langkah yang sistematis
untuk mendapatkan output sesuai yang diharapkan. Dalam melakukan proses, tentu harus
memperhatikan tipe data yang digunakan. Sebagai gambaran saja, tidak mungkin kita akan
mengatakan “menggoreng air”, karena kata kerja menggoreng tidak mungkin diterapkan pada air,
atau dalam dunia komputer misalkan tidak mungkin ada perintah “klik tombol enter” karena klik
hanya bekerja pada mouse, sedangkan tombol enter adalah tombol pada keyboard sehingga
perintah yang sesuai adalah “tekan”. Demikian juga dalam tipe-tipe data di atas, proses biasanya
dilakukan dengan operasi-operasi pada nilai menurut tipe data tertentu.

Dalam dunia pemrograman ada yang disebut dengan operator dan operand, apa itu? Operand sepertinya tidak perlu dijelaskan ya, karena sudah tertera di gambar di bagian atas postingan ini. Sedangkan operator ada dua jenis. Untuk lebih mudah memahaminya langsung saja saya beri contohnya melalui tabel berikut:
1. Operator aritmatika.
                Operator ini hanya digunakan pada operasi hitung.
Simbol
Nama
Keterangan
Contoh
+
Sum
Menjumlahkan 2 bilangan
1 + 1 = jendela 2
-
minus
Mengurangi nilai bilangan pertama dengan nilai bilangan kedua
2 – 1 = 1
*
Fold
Mengalkan dua bilangan
2 * 2 = 4
/
Divide
Membagi nilai bilangan pertama dengan nilai bilangan kedua
8 / 5 = 1,60
%
Modulus
Membagi nilai bilangan pertama dengan nilai bilangan kedua dan menghitung sisanya
9 % 5 = 4 (9 mod 5 = 4 / 9 bagi 5 = 1 sisa 4)

2 Operator Relasional.
                Operator ini hanya digunakan pada operasi-operasi Boolean dengan nilai benar atau salah.
                Jadi operator ini tidak bisa digunakan pada operasi aritmatika/hitung.
Operator
Nama
Penjelasan
Contoh
==
Equal to
Periksa apakah nilai keduanya sama
A == 10, periksa apakah nilai variabel A sama dengan 10
!=
Not equal to
Periksa apakah nilai keduanya tidak sama
A != 10, periksa apakah nilai variabel A tidak sama dengan 10
> 
More than
Periksa apakah nilai pertama lebih besar daripada nilai kedua
A > 10, periksa apakah nilai variabel A lebih besar dari 10
< 
Less than
Periksa apakah nilai pertama lebih kecil dari nilai kedua
A < 10, periksa apakah nilai variabel A lebih kecil dari 10
>=
More or equal than
Periksa apakah nilai pertama lebih besar atau sama dengan nilai kedua
A >= 10, periksa aakah nilai variable A lebih besar sama dengan 10
<=
Less or equal than
Periksa apakah nilai pertama lebih kecil atau sama dengan nilai kedua
A <= 10, periksa apakah nilai variable A lebih kecil sama dengan 10

Operator relasional tidak hanya berlaku pada tipe data bilangan (integr dan real) namun berlaku
pula untuk tipe data lain seperti karakter, string maupun boolean.
Sebagai contoh:
“a‟ < “c‟ memberikan nilai true
Jika (Nama)=‟Dwi‟ maka ....
Jika (StatusLulus=True) maka ....
Selama (n>100) lakukan ....
Operasi relasional seringkali muncul pada kondisi bersyarat, yaitu pemenuhan suatu syarat
untuk melakukan proses lanjutan. Meskipun pembahasan kondisi bersyarat masih pada Bab
selanjutnya, tak ada salahnya kita mengenal bentuknya terlebih dahulu untuk memahami
pentingnya operasi relasional.

Oke guys segini saja untuk pertemuan kali ini tentang operator. Next agar lebih memahami pemrograman, pelajari apa itu yang dimaksud dengan algoritma. Seeu:* (nih ya, cowo-cowo jangan berpikir negatif. Kiss nya buat ciwi-ciwi kok.)

Tipe Data Dasar



Tipe Data adalah jenis nilai yang dapat ditampung oleh suatu variabel.
Tipe data dapat terdiri dari variabel atau konstanta.

Jenis-jenis Tipe Data/ Data Type

1. Tipe data primitive (Sederhana)
Tipe data primitive adalah Tipe data yang mampu menyimpan satu nilai tiap satu variabel. Tipe data primitive merupakan tipe data dasar yang sering dipakai oleh program. Contoh tipe data primitive  adalah tipe numerik (integer dan real), tipe data karakter/char, tipe data boolean.
  1. Numeric
  Tipe data numeric digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk angka. Tipe data ini terbagi atas integer, dan real.
  1.  Integer
  Integer Merupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi atas beberapa kategori seperti tabel dibawah ini

Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
Byte
1 byte
0 s/d +255
Shortint 
1 byte
-28 s/d +127
Integer
2 bytes
-32768 s/d 32767
Word 
2 bytes
0 s/d 65535
Longint 
4 bytes
2147483648 s/d 2147483647
.
  1.    Real
Real adalah bilangan yang berisi titik desimal atau jenis bilangan pecahan. Berikut tabelnya:
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
real
6 bytes
2.9 x 10-39 s/d 1.7 x 1038
single
4 bytes
1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038
double
8 bytes
5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308
extended
10 bytes
3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932
comp
8 bytes
-9.2x 1018 s/d 9.2x 1018
.

  1. Karakter (char)
Karakter merupakan tipe data yang hanya mampu menyimpan 1 digit karakter.  Ukuran untuk tipe data karakter adalah 1 byte (1 byte = 8 bit). Adapun macam karakter yang ada sejumlah 256 macam karakter yaitu dari kode karakter (ASCII), 0 sampai dengan 255. Untuk penulisan karakter menggunakan tanda petik tunggal (‘ )  di depan dan belakang karakter yang ditulis. Contoh : ‘a’, ‘A’,’&’ dll.

Nilai-nilai yang termasuk karakter adalah :
a.      Karakter huruf : ‘a’..’z’,’A’..’Z’
b.      Karakter angka : ‘0’..’9’
c.       Karakter tanda baca : titik, koma, titik koma, titik dua dan sebagainya
d.      Karakter khusus : $, %, #, @ dan sebagainya.
  1. Boolean
Boolean merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Tipe data boolean memakai memori paling kecil.


2. Tipe data Composite
Tipe Data Komposit merupakan tipe data yang dapat menampung banyak nilai, antara lain sebagai berikut.
  1. Array
Array atau sering disebut sebagai larik, adalah tipe data yang sudah terstruktur dengan baik, meskipun masih sederhana. Array mampu menyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama (homogen) dalam sebuah variabel. Sebagai ilustrasi, array mampu menampung banyak data namun dengan satu tipe data yang sama, misalnya integer saja. Setiap lokasi data array diberi nomor indeks yang berfungsi sebagai alamat dari data tersebut.
  1. Record atau struct
Seperti halnya Array, Record atau Struct juga termasuk tipe data komposit. Record dikenal dalam bahasa Pascal/Delphi sedangkan Struct dikenal dalam bahasa C++. Berbeda dengan array, tipe data record mampu menampung banyak data dengan tipe data berbeda-beda (heterogen). Misalnya, satu bagian integer, satu bagian lagi character, dan bagian lainnya Boolean. Biasanya record digunakan untuk menampung data suatu obyek. Misalnya, siswa memiliki nama, alamat, usia, tempat lahir, dan tanggal lahir. Nama akan menggunakan tipe data string, alamat bertipe data string, usia bertipe data single (numeric), tempat lahir bertipe data string, dan tanggal lahir bertipe data date. Berikut ini contoh pengunaan record dalam Delphi.
  1. Image
Image, atau gambar, atau citra, merupakan tipe data grafik. Misalnya grafik perkembangan jumlah siswa SMK, foto keluarga kita, video perjalanan, dan lain-lain. Pada bahasa-bahasa pemrograman modern terutama yang berbasis visual, tipe data ini telah didukung dengan sangat baik.
  1. Date Time
Nilai data untuk tanggal (date) dan waktu (time) secara internal disimpan dalam format yang spesifik. Variabel atau konstanta yang dideklarasikan dengan tipe data Date dapat digunakan untuk menyimpan, baik tanggal maupun jam. Tipe data ini masuk dalam kelompok tipe data composite, karena merupakan bentukan dari beberapa tipe data.
  1. Object
Tipe data object digunakan untuk menyimpan nilai yang berhubungan dengan obyek-obyek yang disediakan oleh Visual Basic, Delphi, dan bahasa pemrograman lain yang berbasis GUI. Sebagai contoh, apabila mempunyai form yang memiliki control Command button, yang kita beri nama Command1.
  1. Subrange
Tipe data subrange merupakan tipe data bilangan yang mempunyai jangkauan nilai tertentu sesuai dengan yang ditetapkan programmer. Biasanya, tipe data ini mempunyai nilai batas minimum dan nilai batas maksimum. Tipe data ini didukung dengan sangat baik dalam Delphi.
  1. Enumerasi
Tipe data ini merupakan tipe data yang mempunyai elemen-elemen yang harus disebut satu persatu, dan bernilai konstanta integer sesuai dengan urutannya. Nilai konstanta integer elemen ini diwakili oleh suatu nama variable yang ditulis di dalam kurung. Tipe data ini juga dijumpai pada Delphi, dan bahasa pemrograman deklaratif seperti SQL.

Pada contoh di atas, tipe data Hari_dlm_Minggu termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, dimana Senin sampai dengan Minggu dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 7. Sedangkan tipe data Nama_Bulan termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, Januari sampai dengan Desember dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 12.

Tipe Data Lainnya

1. Tipe Data Terstruktur
  1.   Tipe Data String   

  2. Merupakan suatu data yang menyimpan array (larik), sebagai contoh 'ABCDEF' merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter. Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan jumlah elemen 1 s/d 255.

  3. Tipe Data Set

Sebuah set merupakan suatu himpunan yang berisi nilai (anggota). Set merupakan Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika.

Salah satu manfaat dari penggunaan tipe data set adalah untuk mengecek apakah suatu nilai muncul dalam suatu range tertentu. Misalnya, untuk menentukan apakah suatu karakter berupa Lower Case Letter (huruf kecil), mis. Ch adalah tipe Char, kita bisa menulis, if (Ch >= 'a') and (Ch <= 'z') then Writeln( Ch,' merupakan huruf kecil.'); atau, dengan notasi set, kita bisa menulis, if Ch in ['a'..'z'] then Writeln( Ch,' merupakan huruf kecil.');


2. Tipe Data Pointer

Pointer merupakan variabel khusus yang berisi suatu address (alamat) di lokasi lain didalam memori. Suatu variabel yang points (menunjuk) ke sesuatu sehingga disebut pointer.

Ada dua macam pointer:
a)   Typed (tertentu) : merupakan pointer yang menunjuk pada tipe data tertentu pada variabel.
b)   Generic (umum) : merupakan pointer yang tidak menunjuk pada tipe data tertentu pada variabel.